Kelebihan dan Kekurangan Toyota Fortuner Gen1

Mobil Fortuner adalah SUV 7-seater kelas menengah dari Toyota yang diproduksi pada tahun 2005. Sebelum kedatangan Fortuner, segmen SUV 7-seater hanya diisi oleh SUV premium diantaranya Land Cruiser, Nissan Patrol dan juga Mitsubishi Pajero (bukan Pajero Sport). Ketiga mobil di atas dipasarkan dengan harga lebih dari 1 Miliar.

Menonton besarnya lubang, akhirnya Toyota menawarkan SUV tangguh ini dengan Harga Mobil Fortuner terjangkau dan terbukti, Fortuner populer mempunyai reputasi yang baik. Pada awal peredaran, Fortuner adalah pemain tunggal pada segmen ini, berbagai tahun kemudian barulah pabrikan mengeluarkan produk andalannya semacam Mitsubishi Pajero Sport,  Ford Everest, Isuzu MU-X dan Chevrolet Trailblazer.

Fortuner sudah beredar di Indonesia selagi lebih tidak lebih 10 tahun diawali dengan import dengan cara utuh dari Thailand pada tahun 2005.

Larisnya penjualan di pasar lokal, memaksa Toyota untuk memproduksi mobil ini dengan cara CKD pada tahun 2007 untuk memenuhi tidak sedikitnya permintaan. Demi menjaga nama baiknya supaya calon konsumen tidak bosan, akhirnya Fortuner memperoleh jatah facelift pertama pada tahun 2008 dan facelift kedua (terbaru) pada tahun 2011.

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Fortuner Gen1

Eksterior Toyota Fortuner Gen1

Pada hari ini, review bakal dibahas adalah tentang versi faceliftnya saja, sebab kami sangat yakin Kamu tidak jarang menonton mobil ini berseliweran di pelosok daerah. Oleh sebab itu silakan menilainya sendiri. Fortuner CBU yaitu produksi awal mempunyai eksterior yang sangat mirip dengan Toyota Hilux pre-facelift sebab bentuk headlamp lonjong yang hampir sama (tidak PnP).

Grill yang dipakai juga berbentuk sama. Dibagian belakang, bentuk lampunya dipertahankan sampai model facelift. Bedanya hanya ada pada posisi lampu sein dan lampu mundur.

Untuk anda yang mempunyai honda supra fit dan ingin di modifikasi mungkin artikel modifikasi motor supra bermanfaat untuk anda.

Pada versi facelift pertama tepatnya pada tahun 2008, perubahan yang diperbuat meliputi headlamp proyektor dan grill model baru dibagian depan, tampilan ini lebih mirip dengan Toyota Land Cruiser VX 200.

Sedangkan tahap belakangnya, bentuk stoplamp tetap sama, bedanya hanya pada posisi lampu sein dan lampu mundur yang dipindahkan ke atas. Tidak lupa pula, sepasang spion sudah dilengkapi lampu sein. Varian baru turut dikenalkan yaitu jenis TRD Sportivo yang dihiasi bodykit jadi terkesan lebih kekar.

Pada versi facelift terbaru yaitu keluaran 2011, perubahan yang diperbuat oleh Toyota lumayan signifikan. Tampilan luarnya kian berotot. Peningkatan yang diperbuat meliputi tahap fender, kap mesin, grill, lampu depan, bumper dan lampu kabut dengan housing baru.

Selanjutnya dibagian belakang meliputi bumper belakang, garnish, dan stoplamp dengan bentuk baru. Khusus dibagian samping, versi terbaru dari Fortuner gen1 ini kembali memakai ring 17 inch dan spion LED hasil adpilihan dari Hilux facelift.


Interior Toyota Fortuner Gen1

Masuk ke dalam kabin, suasana kabin yang sanggup ditawarkan terkesan biasa saja. Berbagai tahap terutama sangat mirip dengan Kijang Innova gen1. Mulai dari nilai bahan sampai konfigurasi pelipatan kursi pada baris ketiga.

Faktor ini menjadi titik lemah Fortuner apabila dibandingkan dengan para kompetitor. Pemakaian skema beige pada versi pre-facelift tidak jarang dikeluhkan oleh para pemilik mobil ini, sebab rentan kepada noda.

Untuk menjawab keluhan ini, Fortuner facelift pertama dan terbaru sudah memakai skema kelabu gelap mulai dari dashboard sampai trim pintu. Berbagai peningkatan lain yang terkesan adalah pemakaian aksen kayu di pusat dashboard, switch jendela dan shift knob.

Khusus untuk Fortuner facelift terbaru sudah dilengkapi oleh Head Unit 2 DIN dengan Monitor touchscreen berukuran 6,5 inci untuk semua varian. Tidak hanya itu, aksen kayu yang dipakai juga terkesan lebih gelap dari model facelift pertama.

Pada edisi ini, roda kemudi dan tombol pada setir sudah di tampilan ulang dengan sisipan aksen silver. Sementara itu, cluster gauge kini menampilkan Optitron meter yang membiru di malam hari.